Kamis, 29 November 2012

Gangguan dan kelainan pada tulang, persendian dan otot serta sedikit materi tentang darah

GANGGUAN DAN KELAINAN PADA TULANG,PERSENDIAN,OTOT
Gangguan dan kelainan pada tulang :
    1. Rakhitis : kekurangan vitamin D
    2. Memar : Robeknya selaput sendi
    3. Fraktura : Patah tulang
    Patah tulang dibedakan atas 2 yaitu :
       a.Patah tulang tertutup : tulang yang patah tidak merobek kulit
       b.Patah tulang terbuka : tulang yang patah merobek kulit dan tulang mencuat keluar
    4. Nekrosa : perostium rusak sehingga bagian tulang tidak memperoleh makanan lalu mati dan
                          mengering
    5. Lordosis : tulang leher dan panggul membengkok kedepan sehingga kepala tertarik ke belakang
    6. Kifosis : tulang punggung membelok ke belakang sehingga bungkuk
    7. Skoliosis : kelainan pada ruas-ruas tulang belakang yang membengkok kesamping kanan / kiri
    8. Subluksasi : gangguan pada segmen leher sehingga posisi kepala tertarik ke arah kiri / kanan
    9. Fisura : retak tulang
    10. Osteoporosis : pengeroposan tulang

Gangguan Persendian :
   1.Dislokasi : bergesernya sendi dari kedudukan semula karena ligamentum sobek
   2.Ankilosis : keadaan persendiaan yang tidak dapat digerakkan karena seolah-olah menyatu
   3.Terkilir : tertariknya ligamentum ke posisi yang tidak sesuai, tetapu sendi tidak bergeser
   4.Artritis : peradangan pada sendi
      Terbagi 4 yaitu :
       a.Artritis gout
          gout terjadi karena adanya timbunan asam urat pada jari-jari tangan terutama pada sendi-sendi. Akibatnya ruas jari membesar dan sakit jika digerakkan
       b.Osterartritis
          menipisnya tulang rawan sehingga mengalami degenerasi, sebagai akibat terjadi gangguan jika sendi  digerakkan
       c.Artritis eksudatif
          terisinya rongga sendi oleh cairan yang disebut getah radang. Hal ini disebabkan kuman
       d.Artritis sika
          berkurangnya minyak sendi yang menyebabkan rasa nyeri saat tulang digerakkan
   5.Serangan kuman pada sendi
      a.Infeksi gonorea dan sifilis dapat menyerang persendian sehingga sendi menjadi kaku
      b.Layuh sendi adalah keadaan tidak bertenaga pada sendi karena layunya tulang akibat infeksi sifilis. Yaitu ketika bayi dalam kandungan

Kelainan pada Otot :
   a.Attrofi : mengecilnya otot sehingga kehilangan kemampuan kontraksi
   b.Kelelahan otot terjadi karena terus-menerus melakukan aktivitas. Jika ini berlanjut akan terjadi kram
   c.Tetanus : otot terus-menerus berkontraksi akibat serangan bakteri Clostridium tetani
   d.Miestenia gravis : melemahnya otot secara berangsur-angsur sehingga menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian
   e.Kaku leher (Stiff) : peradangan otot trapesies leher sehingga leher terasa kaku. Stiff terjadi karena kesalahan gerak
   f.Hipertrofi : otot yang berkembang menjadi besar dan kuat
   g.Hernia abdominalis : sobeknya dinding otot abdominal sehingga usus memasuki bagian sobek tersebut
    STURKTUR DAN KOMPONEN DARAH

Komponen
Jumlah
Plasma darah ( 50%-60% volume darah
 1.Air
 2.Protein
 3.Ion, Gula, lemak, asam amino, hormon,            vitamin, dan gas terlarut
 Sel darah ( 40%-50% volume darah )
 1.Sel darah merah
 2.Sel darah putih
 3.Trombosit


91%-92% Plasma darah
7%-8% Plasma darah
1%-2% plasma darah


4-5 juta sel/mL darah
3.000-6.750 sel/mL darah
250.000-300.000 sel/mL darah

Apabila darah diendapkan dengan cara sentrifugasi darah terbagi menjadi 2 bagian :
          1.Plasma darah
    Plasma darah terdiri atas 90% air dan 10% sisanya zat-zat yang terlarut didalamnya, zat-zat terlarut tersebut terdiri atas protein, hormon, nutrisi (glukosa, vitamin, asam amino, lemak), gas ( oksigen dan karbondioksida), garam-garam (sodium, kalsium, potasium, magnesium), serta zat buangan seperti urea. Proteion dalam plasma darah merupakan zat terlarut yang paling banyak adapun tiga bagian utama protein plasma darah, yaitu :
     1.albumin berperan dalam mengatur tekanan osmotik darah ( mengontrol aliran air yang masuk kedalam membran plasma)
     2.globulin, mengangkut nutrisi makanan dan berperan dalam sistem kekebala tubuh
     3.fibrinogen, berperan dalam proses pembekuan darah
Fungsi plasma darah adalah mengatur tekanan osmosis darah sehingga jumlahnya dalam tubuh akan diatur, misalnya dengan proses ekskresi fungsi lainnya membawa sari-sari makanan, hasil sekresi
          2.Sel-sel darah ( eritrosit, leukosit, trombosit )
Pembeda
Eritrosit
Leukosit
Trombosit
Jumlah
 5 juta /1 mL3
 8000-9000/1 mL3
 300–400 ribu /1 mL3
Lama Hidup
 120 hari
 12-13 hari
 8-9 hari
Inti
Tidak ada inti
Terdapat inti
Tidak ada inti
Warna
Merah karena hemoglobin
Tidak ada warna
Tidak ada warna
Letak
Sumsum tulang pipih + pipa
Sumsum tulang limfa
Limfa
Bentuk
Bulat, pipih cekung
Tidak beraturan
Tidak beraturan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar